Home > culture, games, Indonesia > Nengkleng itu Dengkleng

Nengkleng itu Dengkleng

Masih dalam suasana menulis permainan masa kecil, hari ini aku ingin bercerita satu permainan lagi yaitu Dengkleng = )

Terakhir kali aku main dengkleng sekitar tahun lalu, ketika aku dan beberapa teman sempat travelling ke Desa Sawarna, Banten. Sambil menunggu sunset di pantai sawarna kami pun bermain dengkleng (orang sunda menyebutnya demikian), tetapi ada juga yang menyebutnya “cak ingklik” atau “kepyak” (semoga tulisannya betul : )

Masih pada ingat cara main dengkleng ?? Prinsip dasar main dengkleng adalah kita harus “nengkleng” (loncat dengan 1 kaki)

Pertama. Buat 9 kotak yang terdiri dari 8 kotak persegi yang diberi nomer 1 s/d 8 dan 1 buah yang berbentuk setengah lingkaran (disebut puncak gunung), kemudian buat garisbatas loncat kurang lebih jaraknya setengah loncatan dari kotak pertama (sebagai garisbatas loncat dan melempar kabak). Untuk main dengkelng kurang lebih kita butuh 2-5 orang, setiap orang menyiapkan 1 buah kabak (biasanya dari pecahan genteng atau batu pipih)

Kedua. Seperti kebanyakan permainan lain, mulailah dengan “gambreng” atau hompimpa, untuk menentukan urutan main. Pemain urutan pertama akan melemparkan kabaknya ke kotak pertama, kemudian ia harus nengkleng ke kotak nomer 2 s/d 8. Bila sudah sampai di kotak nomer 8 ia harus berbalik lagi, sampai di kotak nomer 2 ia harus mengambil kabaknya, setelah itu ia baru bisa nengkleng ke kotak no 1, lalu kembali ke garisbatas loncat. Selanjutnya ia melempar kabak ke kota no 2, demikian seterusnya.

Ketiga. Pemain akan berganti giliran bila, ada pemain yang lemparan kabaknya mengenai garis atau mengenai kabak pemain lain; kemudian bila ketika nengkleng kaki pemain tersebut mengenai garis atau keluar kotak atau kedua kakinya turun; atau pemain tersebut nengkleng ke kotak yang sedang ada kabaknya.

Keempat.  Bila kita berhasil melempar kabak ke semua kotak (dari no 1 s/d 8 ), tugas selanjutnya adalah melempar kabak ke puncak gunung (berbentuk setengah lingakaran). Tapi cara melempar kabak ke puncak gunung caranya berbeda, yaitu harus menggunakan punggung tangan dan membelakanginya sehingga kita tidak bisa melihat puncak gunungnya = ) Bila berhasil masuk di puncak gunung ia harus mengambil kabaknya dengan cara jongkok, kemudian membawa kembali kabaknya ke garisbatas. Bila ia berhasil melakukan semuanya, ia berhak memilih satu buah kotak dengan cara mencoret salah satu kotak yang ia pilih.

Kelima. Kotak yang sudah dipilih ini hanya boleh disinggahi oleh pemilik kotak, bila ada pemain lain yang nengkleng ke kotak yang bukan miliknya, ia harus berganti giliran

Keenam. Bila semua kotak sudah ada yang memiliki (kecuali puncak gunung), maka permainan berakhir. Pemain yang menang adalah yang memiliki kotak paling banyak. Dulu waktu aku kecil pemain yang paling sedikit memiliki kotak akan menggendong pemain yang paling banyak memiliki kotak = )

Kurang lebih begitu cara bermain dengkelng yang aku ketahui, apakah ada cara bermain dengkleng yang berbeda di daerah lain ??

Mari sama-sama kita lestarikan permainan tradisional sebagai budaya Indonesia : )

Categories: culture, games, Indonesia
  1. May 28, 2011 at 7:24 am | #1

    dengkleng di Sunda, cak ingkling di Palembang, engklek di Jawa, lucu ya gimana bisa beda daerah, beda nama tapi cara permainan sama..
    ada juga mainan asin duduk di palembang, yang ternyata sama dengan kucing kup di Sunda..
    #palingindonesia nih keknya.. :)

  2. Lonelywalks
    August 11, 2011 at 12:12 pm | #2

    Di toraja namanya injak

  3. August 11, 2011 at 1:46 pm | #3

    Jadi ingat dulu waktu masih kecil, gw ama adik gw suka ‘bolos’ tidur siang buat main ini di halaman belakang sekolah & saingan juga. Ditempat gw namanya ‘Tengge-Tengge’ Ko… :-)
    Thanks buat tulisannya ya…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s