Ucing Kup
Kemarin Aku dan Diana pergi makan malam di Roti Canai di daerah Sanur. Sambil menunggu pesanan kami datang, perhatian aku saat itu tertuju pada beberapa anak yang sedang bermain sepeda sampai tertawa sepuas-puasnya. Buat aku yang cukup lama hidup di kota besar, sudah jarang aku melihat anak-anak seusia mereka masih bermain bersama teman-teman dengan begitu senangnya, lebih banyak anak-anak jaman sekarang yang aku lihat bermain Playstation atau Ipad atau game-game lain yang membuat mereka jarang berinteraksi dengan teman-temannya. Oleh karena itu hari ini aku terpikir untuk meneruskan tulisanku tentang permainan tradisional masa kecilku, hari ini aku ingin main UCING KUP : )
Ya, siapa diantara kita yang pernah main UCING KUP ?? Aku mengenal permainan ini semasa SD di Bandung, biasa aku dan teman-teman main Ucing Kup di jam istirahat atau sepulang sekolah ; ) Ucing Kup sering kami mainkan karena mudah dan tidak butuh peralatan, hanya butuh mengumpulkan orang saja dan berapa pun orangnya (asalkan lebih dari 3 orang) kami sudah bisa main Ucing Kup.
Cara bermain Ucing Kup sangat mudah, dan seperti kebanyakan permainan tradisional lainnya, Ucing Kup juga dimulai dengan melakukan “gambreng” untuk menentukan siapa yang jadi Ucing. Ya permainan dimulai dengan si ucing harus mengejar dan mencolek peserta permainan lain. Yang dikejar sama si ucing ini, boleh menangkupkan tangan di dada sambil berteriak “kup”, supaya tidak jadi ucing kalau ketowel. Sementara si peserta lain, boleh membangunkan mereka yang kup dengan mencolek dan teriak “bangun”. Begitu terus, sampai ada yang ketowel. Kalau semua peserta sudah dalam keadaan “kup” dan tidak ada yang dikejar lagi, maka, yang “kup” pertama jadi gentian jadi ucingnya
Kalau di Bandung banyak permainan Ucing-ucingan, selain Ucing Kup ada juga Ucing Sumput (Bahasa Inggrisnya Hide and Seek) dan Ucing Bol (mirip Ucing Kup tapi ditowelnya dengan cara dilempar bola). Sesuatu yang menyenangkan dalam semua permainan ini adalah interaksi, sesuatu yang kita butuhkan sebagai manusia, Yuk Maaaiiiinnn !!!!!




Comment