Archive

Archive for the ‘Random Mind’ Category

“Buddy System”

February 24, 2012 Leave a comment

Salah satu hal paling mendasar dalam menyelam adalah Buddy System. Buddy System adalah aturan dasar bahwa setiap penyelaman minimal dilakukan oleh dua orang, sistem ini dilakukan (terutama) untuk alasan keselamatan.

Tugas seorang buddy sudah dimulai dari tahap persiapan, buddy harus saling berkomunikasi untuk merencanakan penyelaman dari darat dan memastikan bahwa buddy mereka sudah memakai alat dengan benar.

Penyelaman dimulai secara turun bersamaan dengan buddy saling memperhatikan satu sama lain.

Selama penyelaman buddy tidak boleh berjauhan, selalu saling beriringan dan berkomunikasi secara periodik untuk memastikan buddy mereka dalam keadaan yang baik.

Buddy System ini akan sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat ketika melakukan penyelaman. Selain alat SCUBA yang kita gunakan, elemen lain yang membuat kita nyaman saat menyelam adalah buddy kita, oleh karena itu jadilah buddy yang baik dan percayalah pada buddy anda : )

Buddy System mengajarkanku bahwa hidup ini bukan tentang diriku sendiri, ketika kita memang ditakdirkan untuk saling membutuhkan sesama manusia.

Ketika kita bingung mencari dan menemukan arah hidup kita, buddy akan selalu ada untuk berkomunikasi dan membuat rencana bagaimana dan kemana kita akan “menyelam”

Ketika kita ragu-ragu apakah kita siap untuk menjalani pilihan hidup kita, buddy akan selalu ada untuk memastikan bahwa kita sudah benar dan siap untuk “menyelam”

Ketika kita sering merasa tidak nyaman saat memasuki sebuah periode baru dalam hidup kita, buddy akan selalu ada untuk menemani kita karena ia akan bersama kita sejak awal kita “menyelam”

Ketika kita takut dalam menjalani hidup kita, buddy akan selalu ada tidak jauh dari kita, berjalan bersama kita untuk memastikan bahwa kita dalam keadaan yang baik selama “menyelam”

Ketika hidup seperti laut, terkadang begitu indah dan terkadang begitu ganasnya… Berbagilah keindahan itu bersama buddy dan tidak perlu takut karena buddy akan selalu membuatmu tenang menghadapi ganasnya laut…

Jadilah buddy yang baik bagi buddy-mu dan percayalah pada buddy-mu, karena ia ditugaskan untuk membuatmu nyaman selama menyelami laut itu…

Selamat menyelam, buddy : ) 

Categories: Random Mind

Ini Rumah Kita, Saudara !!!

February 18, 2012 Leave a comment

INI RUMAH KITA, SAUDARAKU !!!

Rumah kita ini memang terlalu luas,

sampai terkadang kita tidak mengenal tiap sudutnya…

Rumah kita ini memang terlalu indah,

sampai terkadang kita lupa untuk bersyukur…

Rumah kita ini memang terlalu mewah,

sampai terkadang kita mencuri milik kita sendiri…

Rumah kita ini adalah milik KITA,

sampai terkadang kita lupa bahwa kita bersaudara…

Rumah kita ini memang terlalu sempurna,

jangan sampai kita lupa untuk bangga, saudaraku

Categories: Random Mind

Merapi, Bencana itu Satu Tahun yang Lalu

November 27, 2011 Leave a comment

Tahun lalu Aku dan Diana melakukan perjalanan pertama kami sebagai relawan. Saat itu kami berangkat berdua dari Bandung tanggal 13 November 2010 untuk menjadi relawan dalam bencana meletusnya Gunung Merapi tahun 2010. Kami berangkat dari Bandung menggunakan kereta menuju Solo untuk bergabung dengan beberapa teman-teman relawan independen di posko Global Rescue Network.

Buatku pengalaman ini sangat berarti dalam perjalanan hidupku saat ini, banyak hal yang aku temui, lalu aku pelajari dan aku resapi dari “bencana” Merapi.

Berbagi.

Berbagi adalah suatu kata yang sangat mudah aku katakan dan aku dengar, tapi sejak aku menjadi relawan aku merasakan bahwa berbagi itu begitu indah dan berkesan ketika kita melakukannya.

Selama disana aku bertugas untuk mengumpulkan data mengenai keadaan pengungsi di setiap daerah dampak bencana, dan kemudian mempersiapkan operasi keesokan harinya untuk menurunkan bantuan sesuai keadaan dan kebutuhan pengungsi di tiap daerah tersebut.

Melihat keadaan pengungsi dan berbincang mengenai keresahan mereka membuatku menyatu dengan perasaan mereka. Seolah-olah mereka semua adalah teman dekat dan keluargaku, berbagi itu menjadi sangat indah ketika melihat mereka tenang dan bersyukur atas bantuan para relawan disana.

Uang.

Cara pandangku terhadap uang pun berbeda, berada di lokasi bencana uang memang sangat berperan disana. Saat itu aku melihat uang menjadi fungsi sesungguhnya, yaitu HANYA sebagai alat tukar yang diubah bentuknya untuk membantu.

Uang yang selama ini aku pandang sebagai sesuatu yang harus aku kejar dan aku cari, ternyata di Merapi aku hanya melihat sebagai alat tukar, sebuah konsep awal tentang lahirnya uangnya di dunia ini yang sudah lama seperti dilupakan. Sebuah kata sederhana yang aku dengar dari para relawan disana adalah “buat apa kita lelah mencari uang, tapi kita tidak tahu apa gunanya uang bagi hidup kita dan orang-orang di sekitar kita”

Social Media dan Gadget.

Aku bukanlah orang yang suka dengan social media seperti twitter atau facebook, termasuk juga dengan gadget seperti blackberry yang saat itu sedang popular di lingkunganku. Di Merapi aku melihat bagaimana peran social media (terutama twitter) dan gadget sangat berguna dalam menyalurkan informasi saat itu.

Ada satu akun twitter yang saat itu luar biasa karena bisa menggerakan bantuan melalui kecepatan informasinya yang cepat dan tepat, yaitu @jalinmerapi . Saat itu akun ini dapat memberikan informasi mengenai keadaan korban yang memudahkan bantuan bisa sampai dengan tepat dan cepat.

Hidup.

Hal lain yang sangat membuatku berpikir dan terkesan adalah bagaimana para relawan disana memandang dan menjalani hidup. Mereka yang datang dengan meninggalkan semua “kehidupan” mereka untuk “hanya” membantu para korban bencana yang mungkin tidak pernah mereka kenal sebelumnya.

Buat aku tentu pola pikir dan gaya hidup relawan-relawan ini sungguh aneh dan menginspirasi. Mungkin mereka-mereka inilah yang berhasil menginspirasi aku untuk keluar dari pola hidup wajar yang selama ini aku kenal.

Hidupku yang selama ini selalu dibatasi oleh rentang waktu dan standar kemapanan, tiba-tiba terasa aneh ketika aku berbaur bersama para relawan disana. Bagi para relawan itu mereka hanya tahu bahwa mereka disana untuk membantu korban bencana sampai bencana tersebut selesai, dan fokus mereka hanya pada bencana.

Sekarang bencana itu terus memberikan kesan bagi hidupku dan membuatku keluar dari pola hidupku, bahwa hidup itu hanya sebuah pola yang berulang di tiap generasi (lahir-sekolah-lulus-kerja-nabung-menikah-nabung-beranak-nabung-sekolahin anak-nabung-ngawinin anak-punya cucu-ngurusin cucu-meninggal). Dari Merapi aku belajar bahwa hidup itu sederhana, dan sederhana itu bukan berarti mudah karena hdup itu akan menyenangkan ketika kita menikmati dan berguna.

 

Terimakasih Merapi, ketika bencana itu mengubah hidupku : )

Categories: Indonesia, my trip, Random Mind

Lentera Jiwa

October 2, 2011 Leave a comment

Lentera Jiwa – Nugie

lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
sgala titik kujelajahi tiada satupun kumengerti
tersesatkah aku disamudra hidupku

kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tahu jawabnya
inikah jalanku inikah takdirku

reff:
kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
yang slalu membunyikan cinta
kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku
lentera jiwaku

“Doni Akuntan — Sebenarnya pengen jadi pelukis, tapi..”

“Vina Staff KOMNAS Perempuan — Masih nunggu saat yang pas buat terjun ke musik”

“Tomo Fotografer — Tadinya menekuni kuliah matematika”

“Devi Pemain Harpa profesional — Asli lulusan teknik mesin”

“Adri Sarjana Teknik Arsitektur — lebih enjoy jadi Video Art Director”

“Kemal Sarjana Ilmu Politik — Ternyata keasikan jualan mainan”

“Indah Presenter Infotainment — …tapi S1 Arkeologi’

“Sogi Komedian — Diawali dari jadi badut kelas”

“Wahyu Animator — Udah bikin sekolah animasi sendiri”

“Eric Is Fotografer — ..udah tau sampe tua bakal ngapain”

“Emil Arsitek — Dosen Arsitektur berkelas internasional”

Bagiku lagu ini semacam soundtrack hidupku saat ini; seorang sarjana ekonomi yang jatuh cinta pada sensasi travelling dan dunia laut : )

Rasa menyesal terkadang masih terasa dalam hatiku; tetapi ternyata lentera itu tidak pernah salah….

Lentera itu sulit untuk ditemukan dan akan menjadi lebih sulit untuk mempercayai lentera itu…

Kata-kata dalam lagu ini sudah cukup untuk menjelaskan mengapa kita harus percaya pada lentera itu….

Apakah lentera jiwamu ? Hanya dirimu yang bisa menjawabnya dan mengikutinya….

 

Categories: Random Mind

Mobil Impian

May 23, 2011 2 comments

Apakah ada dari kalian yang mempunyai mobil impian ?

Mobil impian adalah mobil mewah bagi yang memimipikannya, walaupun mobil itu mungkin bukan mobil yang mahal.

Mobil impian memberikan kebanggaan bagi mereka yang memimpikannya.

Mobil impian memberi aku mimpi.

Aku bermimpi Land Rover, sampai hari ini aku masih bermimipi, tapi aku percaya aku harus mempunyai mobil impianku.

Mimpiku akan mengendarainya.

Mengendarainya memberi aku mimpi.

Mimpiku mengelilingi Indonesia dengan mobil impianku.

Semoga mimpiku bisa menjadi kebanggaanku, bisa menjadi kemewahan bagi diriku.

Categories: Random Mind